Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SEPIANI

4 karya publik ditemukan.

2024: 22022: 2

Nilai Pendidikan Hindu Dalam Ritual Sangiang Halunuk Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas.

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini mengkaji nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Ritual sangiang halunuk hanya dilaksanakan pada orang yang memiliki jamban sangiang saja. Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana proses pelaksanaan ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ?, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam pelaksanaan ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ?, (3) Bagaimana implikasi nilai-nilai pendidikan Hindu yang ada dalam ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ? Metode penelitian ini adalah deskriptif, pendekatan kualitatif, didukung dengan teori fungsional struktural, nilai, implikasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dan data direduksi agar dapat ditarik sebuah kesimpulan. Berdasarkkan hasil penelitian, ritual sangiang halunuk merupakan ritual mengukuhkan seseorang yang memiliki jamban sangiang supaya menjadi lasang sangiang, setelah dilaksanakan ritual tersebut orang yang memiliki jamban sangiang bisa dirasuki oleh sangiang roh leluhur. Supaya dapat melaksanakan ritual manyangiang dan bermanfaat bagi masyarakat. Apabila tidak dilaksanakan ritual sangiang halunuk maka selalu diganggu oleh makhluk halus yang menyebabkan sakit (stres,gila) bahkan sampai meninggal dunia. Pelaksanaan ritual sangiang halunuk memiliki tahapan sebagai berikut: (1) Tahap persiapan, (2) Tahap pokok/inti (3) Tahap Akhir (hari ketiga). Nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu nilai parawidya (tattwa,upacara) dan nilai aparawidya (etika, estetika). Implikasi nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk antara lain : (1) Terjaganya keseimbangan dan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta hubungan dengan alam. (2) Taat terhadap pelaksanaan ritual sebagai bentuk ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (3) Tumbuhnya kesadaran beretika. (4) Membangkitkan inspirasi, membuat bahagia, serta memperkaya kehidupan manusia.

Nilai Pendidikan Hindu dalam Ritual Sangiang Halunuk pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Ritual sangiang halunuk hanya dilaksanakan pada orang yang memiliki jamban sangiang saja. Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana proses pelaksanaan ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ?, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam pelaksanaan ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ?, (3) Bagaimana implikasi nilai-nilai pendidikan Hindu yang ada dalam ritual sangiang halunuk pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas ? Metode penelitian ini adalah deskriptif, pendekatan kualitatif, didukung dengan teori fungsional struktural, nilai, implikasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dan data direduksi agar dapat ditarik sebuah kesimpulan. Berdasarkkan hasil penelitian, ritual sangiang halunuk merupakan ritual mengukuhkan seseorang yang memiliki jamban sangiang supaya menjadi lasang sangiang, setelah dilaksanakan ritual tersebut orang yang memiliki jamban sangiang bisa dirasuki oleh sangiang roh leluhur. Supaya dapat melaksanakan ritual manyangiang dan bermanfaat bagi masyarakat. Apabila tidak dilaksanakan ritual sangiang halunuk maka selalu diganggu oleh makhluk halus yang menyebabkan sakit (stres,gila) bahkan sampai meninggal dunia. Pelaksanaan ritual sangiang halunuk memiliki tahapan sebagai berikut: (1) Tahap persiapan, (2) Tahap pokok/inti (3) Tahap Akhir (hari ketiga). Nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu nilai parawidya (tattwa,upacara) dan nilai aparawidya (etika, estetika). Implikasi nilai pendidikan Hindu dalam ritual sangiang halunuk antara lain : (1) Terjaganya keseimbangan dan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta hubungan dengan alam. (2) Taat terhadap pelaksanaan ritual sebagai bentuk ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (3) Tumbuhnya kesadaran beretika. (4) Membangkitkan inspirasi, membuat bahagia, serta memperkaya kehidupan manusia.

NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM RITUAL MAPUNDUK HAJAT PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG JUTUH KECAMATAN RUNGAN KABUPATEN GUNUNG MAS

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK SEPIANI, 2022. Nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Ritual Mampunduk Hajat Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Suwito S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II Lamri, S.Pd.,M.Pd.H. Ajaran Agama Hindu dikenal dengan Tri Kerangka Dasar Agama Hindu yang mana hal tersebut yaitu dan . Sebagai bagian dari Tiga Kerangka Dasar Agama Hindu tersebut maka dalam melaksanakan kegiatan Agamanya, umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas selalu melakukan bercagai upacara/ritual baik upacara besar maupun upacara kecil, salah satunya Ritual Ritual merupakan ritual yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan untuk memanggil dan meminta berkat kepada (Tuhan Yang Maha Esa) dan agar suatu kehendak atau permohonan dapat tercapai atau terwujud. Adapun permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu meliputi: 1) Apa latar belakang pelaksanaan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas? 2) Bagaimana tata cara pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas? 3) Apa Nilai-Nilai pendidikan Agama Hindu dalam pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas?. Tujuan penelitian ini adalah mencari dan menggali informasi tentang ritual Teori yang digunakan yaitu Teori Religi, Teori Fungsionalisme, Teori Simbol, dan Teori Nilai. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan Skripsi ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah dat primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan adalah sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data adalah melalui pendekatan kualitatif dan dianalisis dengan melakukan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian ini mencakup tiga rumusan masalah di atas yaitu: (1) Latar belakang pelaksanaan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas adalah ritual yang berasal dari wahyu (Tuhan Yang Maha Esa) yang diterima oleh kemudian diajarkan kepada semua keturunan yang ada di dunia dan merupakan upacara suci yang dilaksanakan secara turun-temurun yang diyakini dan dipercaya sebagai perentara untuk memohon keselamatan hidup kepada (Tuhan Yang Maha Esa) dan agar tercapainya sebuah keinginan. (2) Tata cara ada tiga

NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM RITUAL MAMPUNDUK HAJAT PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG JUTUH KECAMATAN RUNGAN KABUPATEN GUNUNG MAS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SEPIANI, 2022. Nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Ritual Mampunduk Hajat Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Suwito S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II Lamri, S.Pd.,M.Pd.H. Ajaran Agama Hindu dikenal dengan Tri Kerangka Dasar Agama Hindu yang mana hal tersebut yaitu dan . Sebagai bagian dari Tiga Kerangka Dasar Agama Hindu tersebut maka dalam melaksanakan kegiatan Agamanya, umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas selalu melakukan bercagai upacara/ritual baik upacara besar maupun upacara kecil, salah satunya Ritual Ritual merupakan ritual yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan untuk memanggil dan meminta berkat kepada (Tuhan Yang Maha Esa) dan agar suatu kehendak atau permohonan dapat tercapai atau terwujud. Adapun permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yaitu meliputi: 1) Apa latar belakang pelaksanaan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas? 2) Bagaimana tata cara pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas? 3) Apa Nilai-Nilai pendidikan Agama Hindu dalam pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas?. Tujuan penelitian ini adalah mencari dan menggali informasi tentang ritual Teori yang digunakan yaitu Teori Religi, Teori Fungsionalisme, Teori Simbol, dan Teori Nilai. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan Skripsi ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah dat primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan adalah sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data adalah melalui pendekatan kualitatif dan dianalisis dengan melakukan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian ini mencakup tiga rumusan masalah di atas yaitu: (1) Latar belakang pelaksanaan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas adalah ritual yang berasal dari wahyu (Tuhan Yang Maha Esa) yang diterima oleh kemudian diajarkan kepada semua keturunan yang ada di dunia dan merupakan upacara suci yang dilaksanakan secara turun-temurun yang diyakini dan dipercaya sebagai perentara untuk memohon keselamatan hidup kepada (Tuhan Yang Maha Esa) dan agar tercapainya sebuah keinginan. (2) Tata cara ada tiga