Fenomena Perubahan Sikap Mahasiswa Dalam Proses Perkuliahan Pada Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-Tampung Penyang Palangka Raya
Rira Margareta.2026.Fenomena Perubahan Sikap Mahasiswa Dalam Proses Perkuiahan Pada Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHNTampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I Dr I Gede Dharman Gunawan, SH. M.Pd.H Pembimbing II Megawati S.Pi.,M.Pd.H Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perubahan sikap mahasiswa dalam proses perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Agama Hindu IAHN-Tampung Penyang Palangkaraya, meliputi bentuk perubahan sikap serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam perspektif Etika Hindu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada mahasiswa dan dosen, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sikap mahasiswa dalam proses perkuliahan bersifat dinamis, yaitu mengarah pada perubahan positif dan negatif. Perubahan positif terlihat dari meningkatnya kepercayaan diri, keaktifan dalam diskusi, dan kemandirian belajar. Sedangkan perubahan negatif ditunjukkan dengan menurunnya kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, serta partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sikap mahasiswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi penurunan motivasi belajar, kurangnya kesadaran diri, kondisi psikologis seperti stres akibat beban tugas, serta rendahnya pengendalian diri. Faktor eksternal meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pertemanan, metode pembelajaran dosen, lingkungan keluarga, dan beban akademik. Perspektif Etika Hindu, perubahan sikap mahasiswa berkaitan dengan penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha, Sad Ripu, dan Tri Mala. Perubahan sikap yang positif mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan, sedangkan perubahan negatif menunjukkan belum optimalnya pengendalian diri. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sikap mahasiswa agar sesuai dengan nilai-nilai etika Hindu