SENI KRIYA BINTING PADA MASYARAKAT DESA PONDOK DAMAR KECAMATAN MENTAYA HILIR UTARA KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
ABSTRAK Ramudianti, 2024. Seni Kriya Binting Pada Masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Mitro, S.Pd.,M.Si. Pembimbing II : Hendri, S.Ag,. M.Si. Seni kriya binting merupakan kesenian Kalimantan Tengah yang berbentuk tas keranjang yang terbuat dari rotan ataupun tali miliar dan memiliki fungsi bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di desa Pondok Damar. Namun pengrajin di Desa Pondok Damar hanya ada beberapa orang saja dengan kategori lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Eksistensi seni kriya binting pada masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur, 2) Estetika seni kriya binting pada masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teori pelestarian budaya dan teori estetika. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yakni dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Eksistensi kesenian binting di Desa Pondok Damar terdiri menjadi tiga bagian yakni eksistensi sebagai perlindungan dilakukan dengan cara perlindungan sumber daya alam dan perlindungan hak cipta, eksistensi sebagai pengembangan dilakukan dengan pengembangan bahan pembuatan binting serta pengembangan dalam dunia pendidikan dan eksistensi sebagai pemanfaatan dilakukan dengan pemanfaatan untuk mengurangi kantong plastik dan penjualan kepada masyarakat. 2) Estetika seni kriya binting terlihat dari tiga unsur yaitu unsur bentuk, unsur warna dan juga unsur motif hias. Unsur bentuk yaitu terdiri dari bentuk akhir seni kriya binting yang berbentuk seperti kubus (tas keranjang). Unsur warna yaitu penggunaan warna pada seni kriya binting kebanyakan menggunakan warna primer. Unsur motif hias pada seni kriya binting yakni dapat dilihat dari motif yang ada pada bagian tengah, bagian atas, bagian bawah dan bagian tali pada seni kriya binting. Kata Kunci : Seni Kriya, Binting