2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Purwanto, 2023. Peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Mengajarkan Moderasi Beragama Di Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur, Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A dan Dosen Pembimbing II Ni Nyoman Sumarni, S.Ag,M.Si Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi beragama di desa Tumbang Kalang. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa yang kaya akan keberagaman agama, khususnya Hindu Kaharingan, dan dengan kehadiran berbagai umat agama lainnya. Namun, seiring dengan keberagaman tersebut, terdapat permasalahan yaitu kurangnya pemahaman dalam moderasi bergama pada beberapa umat Hindu Kaharingan di sana, baik dari pemuda-pemudi Hindu Kaharingan sampai generasi yang lebih tua. Adapun salah satu kasus permasalahan yang telah peneliti temukan pada saat observasi awal, yaitu adannya oknum dari salah satu masyarakat umat Hindu Kaharingan yang mencampuri (mengomentari) urusan peribadahan umat agama yang lain. Dari hal tersebut maka perlakukan ini secara ilmiah termasuk perilaku Intoleran atau kurang menghargai sebuah perbedaan dalam arti masih belum paham akan moderasi bergama sepenuhnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode Kualitatif yang berlokasi di Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur. Dengan menentukan informan menggunakan teknik penentuan informan Purposive Sampling dengan jumlah informan terdiri dari 9 orang, yang menjadi instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif yang meliputi empat langkah yaitu mengumpul data, kondensasi data, penyajian data, serta melakukan penarikan data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi bergaama di Desa Tumbang Kalang adalah sebagai berikut: 1). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan penyuluhan kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi beragama. 2). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan Sosialisi kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan sikap saling menghargai dalam beragama. 3). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan menjadi teladan bagi Umat Hindu Kaharingan dalam beragama.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Purwanto, 2023. Peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Menanamkan Moderasi Beragama Di Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur, Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A dan Dosen Pembimbing II Ni Nyoman Sumarni, S.Ag,M.Si
Desa Tumbang Kalang adalah sebuah desa yang terletak di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Hasil observasi peneliti menemukan adanya fenomena sosial yakni desa tersebut memiliki empat rumah ibadah yang berdampingan yakni Balai Basarah Hindu Kaharingan, Gereja Katholik, Gereja Kristen Protestan, serta Masjid. Berdasarkan fenomena tersebut terdapat permasalahan yang ditemukan peneliti yaitu, kurangnya pemahaman dalam moderasi bergama pada beberapa umat Hindu Kaharingan di sana yang mengacu pada adannya oknum dari masyarakat umat Hindu Kaharingan mencampuri (mengomentari) urusan peribadahan umat agama lain.
Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: 1). Bagaimana Peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Menanamkan Moderasi Beragama Di Desa Tumbang Kalang. 2). Apakah Kendala Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Menanamkan Moderasi Beragama Di Desa Tumbang Kalang. Penelitian ini bertujuan: 1). Mengetahui Peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Menanamkan Moderasi Beragama. 2). Mengetahui Kendala Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Menanamkan Moderasi Beragama. Teori dalam penelitian ini teori Fenomenologi dan teori Tindakan Sosial Max Weber. Metode penelitian ini metode Kualitatif menggunakan teknik penentuan informan Purposive Sampling dengan jumlah informan terdiri dari 9 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data kualitatif meliputi empat langkah yaitu mengumpul data, kondensasi data, penyajian data, serta melakukan penarikan data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam menanamkan moderasi bergaama di Desa Tumbang Kalang adalah sebagai berikut: 1). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan penyuluhan kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi beragama. 2). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan Sosialisi kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan sikap saling menghargai dalam beragama. 3). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan menjadi teladan bagi Umat Hindu Kaharingan dalam beragama.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PURWANTO, DEDY,2022. Pemanfaatan Media WhatsApp Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing l I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si dan Pembimbing ll Tri Aspyana, M.Pd. Kurangnya pemahaman guru dalam pemanfaatan media WhatsApp didalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berdampak pada banyak menimbulkan kendala yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu. Oleh karena itu pemahaman terkait pemanfaatan media WhatsApp secara optimal perlu untuk dilakukan oleh guru. Untuk mengetahui pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajarn pendidikan agama Hindu sehingga banyak menimbulkan kendala yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng, skripsi ini akan mengkaji; 1) Mengetahui pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng; 2) Mengetahui kendala pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: data deskriptif yang menganalisis dan menyajikan gambaran lengkap pada objek penelitian kemudian memperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori behaovioristik dan teori sibernetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng sebagai berikut: a) Mengirim tugas melalui pesan chat; b). Menjelaskan materi pembelajaran; c) Menampilkan gambar; d) Video call; e) Voive note; f) WhatsApp group. 2) Kendala pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan di SDN 1 Menteng, yaitu kendala guru dan kendala siswa, adapun kendala yang dialami oleh guru agama di SDN 1 Menteng antara lain: a) Kurangnya pemahaman guru; b) Jaringan tidak stabil; c) Terbatasnya waktu pertemuan; d) Spesifikasi handphone yang tidak memadai. Adapun kendala yang di alami oleh siswa di SDN 1 Menteng antara lain: a) Kuota internet; b) Penggunaan handphone bergantian; c) Kesulitan mendapatkan jaringan. Kata Kunci : Pemanfaatan, Media, WhatsApp, Pemanfaatan Media Pembelajaran
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PURWANTO, DEDY,2022. Pemanfaatan Media WhatsApp Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing l I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si dan Pembimbing ll Tri Aspyana, M.Pd. Kurangnya pemahaman guru dalam pemanfaatan media WhatsApp didalam pembelajaran pendidikan agama Hindu berdampak pada banyak menimbulkan kendala yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu. Oleh karena itu pemahaman terkait pemanfaatan media WhatsApp secara optimal perlu untuk dilakukan oleh guru. Untuk mengetahui pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajarn pendidikan agama Hindu sehingga banyak menimbulkan kendala yang terjadi pada pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng, skripsi ini akan mengkaji; 1) Mengetahui pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng; 2) Mengetahui kendala pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: data deskriptif yang menganalisis dan menyajikan gambaran lengkap pada objek penelitian kemudian memperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori behaovioristik dan teori sibernetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 1 Menteng sebagai berikut: a) Mengirim tugas melalui pesan chat; b). Menjelaskan materi pembelajaran; c) Menampilkan gambar; d) Video call; e) Voive note; f) WhatsApp group. 2) Kendala pemanfaatan media WhatsApp dalam pembelajaran pendidikan di SDN 1 Menteng, yaitu kendala guru dan kendala siswa, adapun kendala yang dialami oleh guru agama di SDN 1 Menteng antara lain: a) Kurangnya pemahaman guru; b) Jaringan tidak stabil; c) Terbatasnya waktu pertemuan; d) Spesifikasi handphone yang tidak memadai. Adapun kendala yang di alami oleh siswa di SDN 1 Menteng antara lain: a) Kuota internet; b) Penggunaan handphone bergantian; c) Kesulitan mendapatkan jaringan. Kata Kunci : Pemanfaatan, Media, WhatsApp, Pemanfaatan Media Pembelajaran