Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NACA

1 karya publik ditemukan.

2020: 1

Nilai-Nilai pendidikan upacara pakanan pali dalam prosesi perkawinan umat hindu kaharingan di desa jalemu masulan kecamatan rungan barat kabupaten gunung mas

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NACA, 2020: Nilai-Nilai Pendidikan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan Di Desa Jalrmu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas, Skripsi Fakultas Dhama Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri-Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.A Pembimbing II Hendri, S.Ag., M,Si. Didalam ajaran Hindu meliputi Tattwa, Etika, Upacara. Begitu juga yang terdapat dalam Upacara Pakanan Pali pada Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Upacara Pakanan Pali merupakan bentuk ucapan permohonan Umat Hindu dan rasa saling menghormati terhadap Raja Pali supaya tidak mengganggu. Saat ini Umat Hindu tidak begitu menghiraukan yang menjadi nilai dan makna dalam Ritual Pakanan Pali, tidak lagi melihat sebagaimana yang telah tertulis dalam Kitab Suci Panaturan 2006 Pasal 30 Nyai Endas Bulau Lisan Tingang kawin dan ini menjadi pedoman bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Dalam Pelaksanaan Pakanan Pali. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yakni: 1. Bagaimana proses pelaksanaan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas? 2. Apa Nilai-Nilai Pendidikan dalam pelaksanaan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas?. Tujuan Penelitian ini yaitu sebagai masukan bagi Umat Hindu Kaharingan dalam meningkatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dasar Upacara Pakanan Pali itu selalu dilaksanakan Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan dan menggali nilai Pendidikan yang terkandung pada Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Manfaat penelitian ini: Dengan adanya penelitian ini bisa bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan wawasan yang lebih luas tentang Upacara Pakanan Pali, Proses dan nilai- nilai yang terkandung dalam Upacara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif Kualitatif. Populasinya adalah Umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Jalemu Masulan dan Informannya adalah Pisor, Basir, Tokoh Umat Hindu Kaharingan, dan Mantir Basarah yang keseluruhannya berjumlah 4 Orang. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi dan teknik wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/ menarik kesimpulan. Waktu penelitian dilakukan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 18 Mei – 18 Juni 2020. Adapun yang menjadi tempat penilitian ini adalah Desa Jalemu Msaulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Adapun yang menjadi nilai-nilai yang terdapat dalam Upacara Pakanan Pali adalah: 1. Nilai pendidikan saling menghargai dan menghormati 2. Nilai pendidikan gotong royong 3. Nilai Pendidikan kesamaan derajat 4. Nilai Pendidikan ajaran Agama; Darmawacana/Pandehen untuk menyampaikan arti dan makna daripada sarana/prasarana Pakanan Pali, kejadian sewaktu Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun dengan Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut telah tinggal satu rumah tanpa ikatan suami istri. Maka dari itu Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun Pajanjuri darahnya dari pertama sampai kedua belas kalinya kejadian menjadi pali (ajaran leluhur) pada kitab suci Panaturan. Diharapkan kepada Umat Hindu Kaharingan terus membaca dan menggali nilai-nilai yang ada disetiap Upacara dan terus tingkatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Abstract In Hinduism it includes Tattwa, Ethics, Ceremony. Likewise in the Pali Food Ceremony at the Hindu Kaharingan Marriage Marriage Procession in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. The Pali Food Ceremony is a form of utterance from Hindus and a mutual respect for the Pali King so that it does not interfere, the present day people do not pay much attention to the Values ​​and Meanings of the Pali Food Ritual, no longer see the side as written in the 2006 Panaturan Scripture. Article 30 Nyai Endas Bulau Oral Tingang is married and this becomes a guideline for Kaharingan Hindus in Jalemu Masulan Village in the Implementation of Pali Food. The problems in this study are: 1. How is the process of implementing the Pali Food Ceremony in the Marriage Procession of Hindu Kaharingan in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency? 2. What are the Educational Values ​​in the implementation of the Pali Food Ceremony in the Marriage Procession of Hindu Kaharingan Sub-Districts, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency? The purpose of this research is as input for the Hindu Kaharingan people in raising Sradha and Bhkti to the Almighty God, the basis of the Pali Feeding Ceremony is always carried out in the Kaharingan Hindu Marriage Procession and exploring the Educational Values ​​contained in the Pali Feeding Ceremony in the Hindu Kaharingan Marriage Procession in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. Benefits of this research: The existence of this research can be useful for the advancement of science, education in broader insights about the Pali Food Ceremony, the Processes and Values ​​contained in the Ceremony. This study uses a qualitative descriptive research method. The population is Hindu Kaharingan people in Jalemu Masulan village and the informants are Pisor, Basir, Hindu Kaharingan figures, and Mantir Basarah, totaling 4 people. Data collection techniques are observation techniques and interview techniques. While the data analysis technique used includes four steps namely data collection, data reduction, data presentation, and verification / drawing conclusions. When the study was conducted for 1 (one) month, namely from 18 May to 18 June 2020. The place for this research was Jalemu Msaulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. As for the Values ​​contained in the Pali Food Ceremony are: 1. Educational Values ​​mutual respect and respect 2. Educational values ​​of mutual cooperation 3. Educational Values ​​in common degrees 4. Educational Values ​​of Religion; Darmawacana / Pandehen to convey the meaning and meaning of Pali food facilities / infrastructure, the incident when Kameluh Putak Bulau Janjulen Karut Limut Batu Kamasan Tambun with Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut has lived in a house without the bond of husband and wife. Therefore Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun Pajanjuri blood from the first to the twelfth time the event became pali (ancestral teachings) in the Panaturan scripture. It is expected that Hindus Kaharingan continue to read and explore the Values ​​in each Ceremony and continue to improve Sradha and Bhakti to God Almighty.