Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MEJIWATIE

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

KOMUNIKASI DOSEN DAN MAHASISWA DALAM MENYIKAPI PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN DITINJAU DARI ETIKA KOMUNIKASI HINDU

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mejiwatie, 2026 : Komunikasi Dosen dan Mahasiswa Menyikapi Penggunaan Kecerdasan Buatan Ditinjau dari Etika Komunikasi Hindu. Pembimbing I Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag Pembimbing II Dr. Ni Putu Eka Merliana, S.T., M.T Komunikasi akademik sering kali berkendala terutama pada saat mahasiswa malu ataupun merasa ragu saat bertanya, atau dosen memiliki keterbatasan waktu dalam menjelaskan secara mendalam. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah teknologi kecerdasan buatan. Rumusan masalah dalam skripsi ini:1). Bagaimana pemahaman dosen dan mahasiswa tentang penggunaan kecerdasan buatan dalam kegiatan akademik di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya. 2). Bagaimana komunikasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dalam menyikapi penggunaan kecerdasan buatan di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya. 3). Bagaimana etika komunikasi Hindu yang diterapkan dalam penggunaan kecerdasan buatan di lingkungan Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya. Teori yang digunakan untuk membedah rumusan masalah tersebut menggunakan teori difusi inovasi dan teori Sadharanikaran. Jenis penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan: reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan dosen dan mahasiswa memahami kecerdasan buatan sebagai alat bantu akademik yang dimanafaatkan untuk mencari referensi, mengembangkan ide, serta membantu memahami materi perkuliahan. Selain itu komunikasi antara dosen dan mahaiswa berperan dalam proses adopsi kecerdasan buatan di lingkungan akademik. Komunikasi yang dilakukan melalui arahan, edukasi pendampingan dan pengawasan memberntuk pemahaman serta sikap positif mahasiwa terhadap penggunaan kecerdasan buatan. selanjutnya, penerapan etika komunikasi Hindu melalui nilai-nilai Tri Kaya Parisudha, yaitu Manacika Parisduha yang diwujudkan dengan berpikir kritis dan memeriksa Kembali informasi yang diperoleh dari kecerdasan buatan, Wacika Parisudha yang diterapkan melalui penyampaian hasil secara jujur serta mengindari plagiarism, dan Kayika Parisudha yang diwujudkan melalui pengggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dan memuat sumber referensi dari hasil yang digunakan.