Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ERPI

7 karya publik ditemukan.

2025: 22023: 42021: 1

Hambatan Guru dalam Membentuk Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Erpina, 2025. Hambatan Guru Dalam Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H dan Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Hambatan-hambatan guru dalam mebentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan agama Hindu adalah hambatan yang muncul baik secara internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan mengetahui hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya, untuk mengkaji dan mendeskripsikan upaya guru mengatasi hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mendeskripsikan Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Data penelitian diproleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru Hindu, wali kelas, dan siswa Hindu. Peneliti bertindak sebagai instrument utama dibantu dengan menggunakan pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman (2014). Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya meliputi rendahnya minat belajar, penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang tepat, serta perbedaan karakter siswa. Upaya guru dalam mengatasi hambatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya dilakukan melalui tiga langkah, yaitu membimbing siswa sesuai karakter dan kebutuhan mereka, memberikan apresiasi agar siswa merasa dihargai dan termotivasi, serta membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan penjelasan ulang, pendampingan, dan dukungan emosional sehingga mereka lebih percaya diri dan bersemangat. Kata Kunci: Pendidikan agama Hindu, siswa hindu, motivasi belajar.

Hambatan Guru dalam Membentuk Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Erpina, 2025. Hambatan Guru Dalam Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H dan Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si Hambatan-hambatan guru dalam mebentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan agama Hindu adalah hambatan yang muncul baik secara internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan mengetahui hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya, untuk mengkaji dan mendeskripsikan upaya guru mengatasi hambatan guru dalam membentuk motivasi belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mendeskripsikan Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Data penelitian diproleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SD N 5 Menteng Palangka Raya. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru Hindu, wali kelas, dan siswa Hindu. Peneliti bertindak sebagai instrument utama dibantu dengan menggunakan pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data adalah analisis data kualitatif menurut Miles & Huberman (2014). Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa Hambatan Guru Membentuk Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD N 5 Menteng Palangka Raya meliputi rendahnya minat belajar, penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang tepat, serta perbedaan karakter siswa. Upaya guru dalam mengatasi hambatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya dilakukan melalui tiga langkah, yaitu membimbing siswa sesuai karakter dan kebutuhan mereka, memberikan apresiasi agar siswa merasa dihargai dan termotivasi, serta membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan penjelasan ulang, pendampingan, dan dukungan emosional sehingga mereka lebih percaya diri dan bersemangat. Kata Kunci: Pendidikan agama Hindu, siswa hindu, motivasi belajar.

PANDUDUK DALAM UPACARA NAHUNAN UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA MARAPIT KECAMATAN KAPUAS TENGAH KABUPATEN KAPUAS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ERPI, 2023 : Panduduk dalam Upacara Nahunan Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Skripsi Strata Satu Program Studi Kepanditaan, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I : Winawati, S. Pd.,M.Pd dan Pembimbing II : Dr. Anak Agung Geda Wiranata, S.Ag.,M.Ag Agama Hindu Kaharingan Khususnya di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas meyakini dan selalu melaksanakan berbagai macam upacara-upacara baik itu upacara yang terkecil hingga upacara yang terbesar karena upacara merupakan aktifitas keagamaan yang besifat religius karena agama dan upacara adalah satu-kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Upacara juga merupakan ritual suci serta jalan yang mengamalkan rasa bhakti untuk mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa/Ranying Hatalla Langit beserta menisfestasinya, serta mempersembahkan sasajen dengan hati yang tulus iklas. Dalam berbagai macam upacara khususnya upacara Nahunan memiliki saranan utama yaitu Panduduk sebagai makna yang lebih mendalam dan bermanfaat dalam kehidupan manusia. Berdasarkan dalam latar belakang maka penelitian ini ada tiga permasalahan yang akan dibahas antara lain : (1) Bagaimana eksistensi Panduduk dalam upacara Nahunan umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas? (2). Bagaimana Fungsi Panduduk dalam Upacara Nahunan umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kebupaten Kapuas? (3). Bagaimanakah Makna Panduduk dalam Upacara Nahunan Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Eksistensi Panduduk, (2) Fungsi dan Makna filosofi Panduduk. Untuk membadah ketiga masalah tersebut dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan beberapa teori : (1) Teori Simbolik, (2) Teori Fungsionalisme Struktural dan (3) Teori Religi. Metode yang digunakan yaitu metode Kualitatif dan lokasi yang digunakan yaitu bertempat di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Teknik pengmpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunkan teknik : (1) Observasi, (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Bidan/Basir (Rohaniawan), Ketua Mantir Adat dan Tokoh Umat Hindu Kaharingan. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Eksistensi Panduduk, (2) Fungsi Panduduk, (3) Makna Panduduk. Berdasarkan hasil analis dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa makna Panduduk dalam Upacara Nahunan pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas pada intinya merupakan suatu upacara pemberian nama seorang bayi yang sakral pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas.

Filosofi Andong dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Derpi,2023. Filosofi Andong Dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan Di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi. Program Studi Filsafat Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Wayan Salendra S.Ag., M.Si .Pembimbing II, I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H.,M.Ag Untuk mengetahui lebih dalam tentang mitologiandong dan makna andong di dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan Dayak Ngaju dalam mengetahui makna atau filosofiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung mas Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji; (1) Bagaimana mitologiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas (2) Bagaimana fungsi andong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas (3) Bagaimana makna filosofiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakanadalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Simbol (2) Teori Fungsionalisme Sruktural dan (3) Teori Semiotika.Subjek penelitian iniadalah tokoh keagamaan Hindu,rohaniawandan umat Hindu Kaharingan Kecamatan SepangKabupaten Gunung Mas.Hasil Analisa yang dapat kita peroleh dari upacara andong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan yaitu dimana masyrakat Hindu masih kuat melaksanakan upacara tersebut dan sudah menjadi budaya masyrakat di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas.

Filosofi Andong dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Derpi,2023. Filosofi Andong Dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan Di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi. Program Studi Filsafat Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. I Wayan Salendra S.Ag., M.Si .Pembimbing II, I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H.,M.Ag Untuk mengetahui lebih dalam tentang mitologiandong dan makna andong di dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan Dayak Ngaju dalam mengetahui makna atau filosofiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung mas Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji; (1) Bagaimana mitologiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas (2) Bagaimana fungsi andong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas (3) Bagaimana makna filosofiandong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakanadalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Simbol (2) Teori Fungsionalisme Sruktural dan (3) Teori Semiotika.Subjek penelitian iniadalah tokoh keagamaan Hindu,rohaniawandan umat Hindu Kaharingan Kecamatan SepangKabupaten Gunung Mas.Hasil Analisa yang dapat kita peroleh dari upacara andong dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan yaitu dimana masyrakat Hindu masih kuat melaksanakan upacara tersebut dan sudah menjadi budaya masyrakat di Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas.

PANDUDUK DALAM UPACARA NAHUNAN UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA MARAPIT KECAMATAN KAPUAS TENGAH KABUPATEN KAPUAS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ERPI, 2023 : Panduduk dalam Upacara Nahunan Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Skripsi Strata Satu Program Studi Kepanditaan, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I : Winawati, S. Pd.,M.Pd dan Pembimbing II : Dr. Anak Agung Geda Wiranata, S.Ag.,M.Ag Agama Hindu Kaharingan Khususnya di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas meyakini dan selalu melaksanakan berbagai macam upacara-upacara baik itu upacara yang terkecil hingga upacara yang terbesar karena upacara merupakan aktifitas keagamaan yang besifat religius karena agama dan upacara adalah satu-kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Upacara juga merupakan ritual suci serta jalan yang mengamalkan rasa bhakti untuk mendekatkan diri kepada Sang Hyang Widhi Wasa/Ranying Hatalla Langit beserta menisfestasinya, serta mempersembahkan sasajen dengan hati yang tulus iklas. Dalam berbagai macam upacara khususnya upacara Nahunan memiliki saranan utama yaitu Panduduk sebagai makna yang lebih mendalam dan bermanfaat dalam kehidupan manusia. Berdasarkan dalam latar belakang maka penelitian ini ada tiga permasalahan yang akan dibahas antara lain : (1) Bagaimana eksistensi Panduduk dalam upacara Nahunan umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas? (2). Bagaimana Fungsi Panduduk dalam Upacara Nahunan umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kebupaten Kapuas? (3). Bagaimanakah Makna Panduduk dalam Upacara Nahunan Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Eksistensi Panduduk, (2) Fungsi dan Makna filosofi Panduduk. Untuk membadah ketiga masalah tersebut dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan beberapa teori : (1) Teori Simbolik, (2) Teori Fungsionalisme Struktural dan (3) Teori Religi. Metode yang digunakan yaitu metode Kualitatif dan lokasi yang digunakan yaitu bertempat di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas. Teknik pengmpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunkan teknik : (1) Observasi, (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah Bidan/Basir (Rohaniawan), Ketua Mantir Adat dan Tokoh Umat Hindu Kaharingan. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) Eksistensi Panduduk, (2) Fungsi Panduduk, (3) Makna Panduduk. Berdasarkan hasil analis dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa makna Panduduk dalam Upacara Nahunan pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas pada intinya merupakan suatu upacara pemberian nama seorang bayi yang sakral pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Marapit Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas.

STRATEGI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DI ERA MILENIAL

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif sangat tergantung kepada bagaimana guru dapat mengembangkan strategi pembelajaran, serta dapat memilih strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran. Strategi merupakan usaha untuk memperoleh kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Setidaknya ada ada 3 jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran yang harus dikuasai oleh guru, yakni: a) strategi pengorganisasian pembelajaran, b) strategi penyampaian pembelajaran, c) strategi pengelolaan pembelajaran. Pembelajaran yang efektif apabila kegiatan mengajar dapat mencapai tujuan yaitu peserta didik belajar meraih target sesuai dengan kriteria target pada perencanaan awal. Pembelajaran dapat dikatakan efektif jika peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dan mempraktekannya sehingga memperoleh kompetensi dan keterampilan terbaiknya. Pembelajaran efektif berarti guru menggunakan waktu yang sesingkat-singkatnya dengan hasil setinggi-tingginya. Jadi mengajar yang efektif berarti mengajar yang efisien. Salah satu upaya untuk mewujudkan pembelajaran efektif apabila guru dapat menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang efektif. Walaupun tidak dapat dijadikan jaminan, bahwa variasi strategi dan metode guru mengajar akan dapat menyebabkan pembelajaran efektif, namun setidak-tidaknya dengan kebervariasian menggunakan strategi dan metode itu, guru benar-benar berusaha secara maksimal untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kebervariasian strategi dan metode setidaknya dapat menjadi jaminan tumbuh berkembangnya motivasi dan minat peserta didik terhadap proses pembelajaran. Melalui buku ini diharapkan dapat memberikan modal pengetahuan bagi para pengamat pendidikan serta para pimpinan satuan pendidikan. Selain itu, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan buku ini dan menjadi rujukan referensi. Semoga apa yang telah diupayakan ini bermanfaat bagi para pembaca. Selain itu, juga memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika.