Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DEPIANTI

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

Penerapan Metode Pembelajaran Mandiri Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 4 Desa Handiwung Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Depianti.2022. Penerapan metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan prestasi siswa pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 Desa Handiwung Kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Skripsi ini mengkaji penerapan metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan prestasi siswa pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 Desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Kurangnya keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga perlunya strategi yang dapat memberikan perkembangan hasil belajar siswa agama hindu sehingga diterapkan pembelajaran mandiri. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji : 1) SMP Negeri 4 Desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan pembelajaran mandiri di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi,wawancara,penyebaran angket atau dengan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan yaitu : reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori belajar konstruktivisme dan teori belajar humanistik. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa : 1) SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan, digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi, yang dimana membuat keaktifan siswa cukup meningkat dan sekarang guru menerapkan dengan interaksi, komunikasi, refelaksi sehingga siswa tidak jenuh dengan materi yang disampaikan. Kendala dalam pembelajaran mandiri di era new normal dalam pembelajaran agama hindu yaitu karena terbatasnya waktu belajar serta penyampaian materinya sebab di era new normal ini pelaksanaan pembelajaran secara jarak jauh sehingga pertemuan antara guru dan siswa terbatas. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan metode pembelajaran mandiri SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan yaitu penerapan SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan ini sangat berpengaruh terhadap keaktifan siswa sebab guru agama hindu sudah menerapkan metode ceramah dan dikusi agar tidak hanya guru saja yang berperan tetapi siswa juga mendapatkan hasil yang positif bagi perkembangan pembelajarannya. Kedisplinan siswa agama hindu di SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan lumayan baik karena siswa agama hindu tetap mematuhi aturan yang dibuat oleh pihak sekolah serta mengikuti pembelajaran yang sudah ditentukan oleh sekolah. Minat belajar siswa cukup meningkat setelah diterapkan pembelajaran mandiri. Hal ini dapat dilihat dari ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.

Penerapan Metode Pembelajaran Mandiri Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 4 Desa Handiwung Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Depianti.2022. Penerapan metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan prestasi siswa pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 Desa Handiwung Kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Skripsi ini mengkaji penerapan metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan prestasi siswa pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 Desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Kurangnya keaktifan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga perlunya strategi yang dapat memberikan perkembangan hasil belajar siswa agama hindu sehingga diterapkan pembelajaran mandiri. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini mengkaji : 1) SMP Negeri 4 Desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan pembelajaran mandiri di era new normal dalam pembelajaran pendidikan agama hindu di SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi,wawancara,penyebaran angket atau dengan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan yaitu : reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori belajar konstruktivisme dan teori belajar humanistik. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa : 1) SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan, digunakan yaitu dengan metode ceramah dan diskusi, yang dimana membuat keaktifan siswa cukup meningkat dan sekarang guru menerapkan dengan interaksi, komunikasi, refelaksi sehingga siswa tidak jenuh dengan materi yang disampaikan. Kendala dalam pembelajaran mandiri di era new normal dalam pembelajaran agama hindu yaitu karena terbatasnya waktu belajar serta penyampaian materinya sebab di era new normal ini pelaksanaan pembelajaran secara jarak jauh sehingga pertemuan antara guru dan siswa terbatas. 2) Implikasi terhadap siswa dari penerapan metode pembelajaran mandiri SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan yaitu penerapan SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan ini sangat berpengaruh terhadap keaktifan siswa sebab guru agama hindu sudah menerapkan metode ceramah dan dikusi agar tidak hanya guru saja yang berperan tetapi siswa juga mendapatkan hasil yang positif bagi perkembangan pembelajarannya. Kedisplinan siswa agama hindu di SMP Negeri 4 desa handiwung kecamatan tasik payawan kabupaten katingan lumayan baik karena siswa agama hindu tetap mematuhi aturan yang dibuat oleh pihak sekolah serta mengikuti pembelajaran yang sudah ditentukan oleh sekolah. Minat belajar siswa cukup meningkat setelah diterapkan pembelajaran mandiri. Hal ini dapat dilihat dari ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.