PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING DENGAN MODEL READING, QUESTIONING AND ANSWERING (RQA) DALAM KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN AGAMA HINDU DI SMAN 1 PULAU MALAN KABUPATEN KATINGAN
Candra Wardana.2021 : Penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning and answering (RQA) dalam kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Agama Hindu di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi , Program Studi Pendidikan Agama Hindu, IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II, Yuni Permata,S.Pd.,M.Pd Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), berlatar belakang SMAN 1 Pulau Malan dengan objek penelitian siswa kelas XI yang beragama Hindu berjumlah 10 (sepuluh) orang dan tujuan penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta efektivitas penerapan pembelajaran dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan materi sad darsana (filsafat Hindu). Pada penelitian ini mengkaji pokok penerapan pembelajaran daring dan efektifitas pembelajaran dari dengan model RQA dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa diSMAN 1 Pulau Malan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahap, meliputi ; 1) Perencanan, 2) Pelaksanan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumen. Menggunakan analisis kualitatif untuk analisis datanya termasuk penyajian data dan penarikan kesimpulanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dapat meningkat kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dapat di lihat pada siklus I dan siklus II. Kemampuan siswa dalam berpikir siswa pada siklus I berada di skor 55% pada kriteria “cukup baik” dan pada siklus II berada di skor 83% dengan kriteria “baik”. Efektivitas pembelajaran daring dengan model reading, questioning, and answering dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dapat disimpulkan cukup efektif dibandingkan dengan model konvensional sebagaimana dapat dilihat pada setiap siklus. Oleh karena itu, hasil penelitian di SMAN 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan sudah terealisasi dengan baik.