Nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Bontang Siwah Mamali Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur
ARIANO, 2025. Nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Bontang Siwah Mamali Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur. Dosen Pembimbin I Lamri, S.Pd.,M.Pd.H dan Dosen Pembimbing II Heri Kusuma Tarupay, S.S.,M.Hum Upacara Bontang Siwah Mamali merupakan suatu upacara kematian tingkat akhir yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur. Upacara ini melibatkan pelaksanaa seperti penghormatan terhadap leluhur, sebagai bentuk syukur atas karunia yang telah diterima. Dalam hal ini juga bertujuan untuk membayar hutang bagi roh leluhur serta mensucikan dan mengantarkan dalam perjalanannya menuju penyatuan dengan Tuhan. Adapun rumusan masalah yang dapat diangkat oleh peneliti yaitu: (1) Bagaimana pelaksanaan dalam upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan di Desa Beentot Kabupaten Barito Timur? (2) Bagaimana makna filosofis dalam upacara upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur? (3) Bagaimana nilai-nilai pendidikan Hindu dalam upacara Bontang Siwah Mamali pada umat Hindu Kaharingan di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur? Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Fungsional Struktural, teori Fenomenologi dan teori Nilai. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Fenomenologi, dengan lokasi penelitian di Desa Bentot, jenis dan sumber data yang digunakan: sumber data primer dan data sekunder, teknik penentuan informan yaitu Teknik Purposive, teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi, instrumen penelitian kualitatif teknik analisis data yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan mengenai upacara Bontang Siwah Mamali di Desa Bentot Kabupaten Barito Timur, yaitu dalam pelaksanaanya memiliki beberapa tahap: (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan, (3) Tahap akhir. Kemudian memiliki makna filosofis berfungsi sebagai proses pembersihan dan penyucian diri, baik secara spiritual maupun moral. Hal ini menjadi simbol untuk mengantarkan roh mencapai kebahagiaan sejati dan kedamaian abadi menyatu dengan Tuhan (Moksa). Selain mempunyai makna filosofis dalam upacara Bontang Siwah Mamali juga mempunyai nilai-nilai Pendidikan Hindu yaitu: (1) Tattwa keyakinan terhadap Tuhan sebagai sumber dari Atman serta menghantarkan roh leluhur ke alam berikutnya atau menyatu dengan Tuhan, (2) Susila dilihat dari rasa bhakti dan rasa hormat untuk membayar hutang kepada leluhur dan (3) Upacara dilihat dari prasarana dalam pelaksanaan terdapat tarian-tarian, (4) Nilai pendidikan sosial dapat dilihat dari kebersamaan dan gontong royong saling membantu dari awal pelaksanaan upacara Bontang Siwah Mamali sampai selesai.