Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AGUS SUPRIANTO

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

OPTIMALISASI MUSIK TRADISIONAL DAERAH KALIMANTAN TENGAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PADA SISWA SMAN 5 PALANGKA RAYA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Agus Suprianto.2025: Optimalisasi Musik Tradisional Daerah Kalimantan Tengah sebagai Sumber Belajar Kontekstual dalam Pembelajaran Seni Budaya pada Siswa SMA Negeri 5 Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Wentin, S.Ag., M.Pd.H. dan Pembimbing II Yoppie, M.Pd.H. Penelitian ini membahas tentang optimalisasi musik tradisional daerah Kalimantan Tengah sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya di SMAN 5 Palangka Raya. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, pembelajaran Seni Budaya masih cenderung menggunakan sumber belajar yang bersifat umum sehingga pemanfaatan musik tradisional daerah sebagai sumber belajar belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang mengenal, memahami, dan mengapresiasi musik tradisional Kalimantan Tengah sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi musik tradisional daerah Kalimantan Tengah sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya pada siswa SMAN 5 Palangka Raya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori belajar kontekstual untuk membedah rumusan masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa musik tradisional daerah Kalimantan Tengah memiliki potensi yang besar sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya di SMAN 5 Palangka Raya. Pemanfaatan musik tradisional dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan peserta didik, memperkuat pemahaman terhadap materi pembelajaran, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Selain itu, penerapan musik tradisional sebagai sumber belajar kontekstual membantu guru mengaitkan materi pembelajaran dengan lingkungan budaya peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Namun demikian, optimalisasi pemanfaatan musik tradisional masih memerlukan dukungan berupa pengembangan media pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan sarana pendukung agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi, Musik Tradisional Kalimantan Tengah, Sumber Belajar Kontekstual, Pembelajaran Seni Budaya.

OPTIMALISASI MUSIK TRADISIONAL DAERAH KALIMANTAN TENGAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PADA SISWA SMAN 5 PALANGKA RAYA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Agus Suprianto.2025: Optimalisasi Musik Tradisional Daerah Kalimantan Tengah sebagai Sumber Belajar Kontekstual dalam Pembelajaran Seni Budaya pada Siswa SMA Negeri 5 Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Wentin, S.Ag., M.Pd.H. dan Pembimbing II Yoppie, M.Pd.H. Penelitian ini membahas tentang optimalisasi musik tradisional daerah Kalimantan Tengah sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya di SMAN 5 Palangka Raya. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, pembelajaran Seni Budaya masih cenderung menggunakan sumber belajar yang bersifat umum sehingga pemanfaatan musik tradisional daerah sebagai sumber belajar belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang mengenal, memahami, dan mengapresiasi musik tradisional Kalimantan Tengah sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi musik tradisional daerah Kalimantan Tengah sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya pada siswa SMAN 5 Palangka Raya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori belajar kontekstual untuk membedah rumusan masalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa musik tradisional daerah Kalimantan Tengah memiliki potensi yang besar sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran Seni Budaya di SMAN 5 Palangka Raya. Pemanfaatan musik tradisional dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan peserta didik, memperkuat pemahaman terhadap materi pembelajaran, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah. Selain itu, penerapan musik tradisional sebagai sumber belajar kontekstual membantu guru mengaitkan materi pembelajaran dengan lingkungan budaya peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Namun demikian, optimalisasi pemanfaatan musik tradisional masih memerlukan dukungan berupa pengembangan media pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan sarana pendukung agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi, Musik Tradisional Kalimantan Tengah, Sumber Belajar Kontekstual, Pembelajaran Seni Budaya.